Stok Semen Aceh Mulai Aman, Kapal 2.050 Ton Segera Sandar
Stok Semen Aceh Mulai Aman, Kapal 2.050 Ton Segera Sandar

Stok Semen Aceh Mulai Aman, Kapal 2.050 Ton Segera Sandar

Aceh — Kabar baik datang dari pasokan semen di Aceh. Stok di Aceh Selatan dipastikan aman untuk beberapa hari ke depan, sementara kapal MV KIN yang membawa 2.050 ton semen dijadwalkan segera sandar pada Rabu malam, 12 Agustus 2026. Pasokan ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Aceh Selatan dan sejumlah kabupaten di sekitarnya. Distributor juga menyiapkan pengiriman berikutnya, termasuk rencana mendatangkan kapal lain dengan kapasitas sekitar 2.000 ton pada Agustus ini.

Masuknya pasokan lewat jalur laut menjadi langkah penting karena kebutuhan semen di Aceh sedang tinggi. Data yang disampaikan Pemerintah Aceh menunjukkan kebutuhan saat ini sekitar 4.200 ton per hari, sedangkan pasokan yang tersedia sebelumnya sekitar 3.700 ton per hari. Kondisi itu membuat permintaan tambahan pasokan terus didorong, terutama untuk mendukung pembangunan dan pemulihan pascabencana. Di sisi lain, penjualan semen di Aceh tercatat meningkat sekitar 30 persen pada triwulan I 2026, sejalan dengan tumbuhnya aktivitas konstruksi.

Upaya mengatasi kekurangan pasokan juga terus digenjot dari sisi produksi dan distribusi. SIG menyebut fasilitas produksi, jaringan distribusi, distributor, dan mitra logistik terus diperkuat, dengan pemantauan stok dan evaluasi dilakukan secara rutin. PT Solusi Bangun Andalas juga meningkatkan jam operasional terminal pengisian Krueng Geukuh II dari 16 jam menjadi 24 jam per hari dan mendatangkan tambahan pasokan dari luar Aceh. Sementara itu, PT Solusi Bangun Indonesia mendorong operasional sejumlah terminal pengantongan berjalan maksimal hingga tiga shift agar distribusi bisa bergerak lebih cepat.

Kondisi di lapangan menunjukkan pasokan mulai bergerak membaik, meski harga di sejumlah daerah masih belum sepenuhnya kembali normal. Kelangkaan sebelumnya disebut terjadi karena tingginya permintaan yang membuat stok di beberapa titik distribusi cepat terserap. Produsen menyatakan kegiatan produksi tetap berjalan dan distribusi terus dikejar untuk memenuhi wilayah yang membutuhkan tambahan pasokan. Pemerintah Aceh juga melakukan pemantauan sampai tingkat distributor dan pengecer untuk memastikan tidak terjadi penumpukan atau permainan harga.

Dengan kapal 2.050 ton segera tiba, tambahan pasokan dari luar daerah, produksi yang terus ditingkatkan, serta distribusi yang diperkuat, kebutuhan semen Aceh kini mendapat dukungan pasokan yang lebih besar. Fokus berikutnya adalah memastikan semen bergerak cepat dari pelabuhan dan pabrik hingga ke toko serta masyarakat. Stok mulai aman, pasokan terus datang, dan pembangunan Aceh harus tetap jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *