Aceh – Kabar baik buat masyarakat Aceh, khususnya warga yang sehari-hari mengandalkan LPG 3 kilogram untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil. Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara menambah pasokan sebanyak 6.160 tabung LPG 3 kilogram di Kabupaten Aceh Tengah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengantisipasi meningkatnya konsumsi.
Tambahan pasokan ini dilakukan setelah muncul keluhan mengenai sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram dan adanya harga jual yang jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Pertamina kemudian melakukan pengecekan stok dan distribusi di sejumlah pangkalan serta memetakan wilayah yang membutuhkan tambahan pasokan. Hasil pengecekan menunjukkan stok di sejumlah pangkalan masih tersedia, dengan rata-rata sekitar 45 tabung per pangkalan.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa kebutuhan energi masyarakat tetap menjadi perhatian. Ketika permintaan meningkat, pasokan tambahan disiapkan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan LPG untuk memasak maupun menjalankan usaha sehari-hari.
Bukan cuma soal LPG. Pertamina EP Rantau Field juga terus mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan jalur pipa minyak dan gas, khususnya di wilayah Aceh Tamiang dan Langkat. Sosialisasi dilakukan kepada warga yang tinggal di sekitar jalur pipa transmisi Rantau–Pangkalan Susu agar semakin paham mana aktivitas yang aman dan mana yang bisa membahayakan diri maupun jalur energi.
Warga diingatkan untuk tidak menanam tanaman, mendirikan bangunan, atau melakukan aktivitas lain di area jalur pipa. Masyarakat juga diminta tidak tinggal diam jika menemukan hal mencurigakan, seperti bau minyak, tanda-tanda kebocoran, hingga dugaan pencurian minyak atau illegal tapping.
Pertamina EP menilai peran masyarakat sangat penting. Laporan warga dapat membantu petugas mengetahui lebih cepat jika ada potensi gangguan di sekitar jalur pipa. Edukasi dan komunikasi dengan masyarakat pun terus dilakukan agar keamanan jalur energi tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga menjadi perhatian bersama.
Dengan pasokan LPG yang ditambah dan pengamanan jalur migas yang terus diperkuat, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan energi dengan lebih tenang. Dapur tetap menyala, usaha masyarakat tetap berjalan, dan jalur energi pun tetap aman.
Energi aman, kebutuhan warga nyaman. Pertamina hadir, masyarakat ikut menjaga.