Aceh — Situasi Aceh kembali kondusif setelah rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang berlangsung di sejumlah daerah. Meski sempat terjadi kericuhan dalam kegiatan zikir di Masjid Raya Baiturrahman, kondisi tersebut dapat segera dikendalikan. Polda Aceh memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan situasi tetap terkendali.
Kondisi ini menjadi kabar penting bagi masyarakat Aceh. Sebab, peringatan 21 tahun perdamaian bukan hanya tentang mengenang berakhirnya konflik, tetapi juga tentang menjaga kehidupan yang sudah berjalan selama dua dekade lebih. Polda Aceh menyampaikan bahwa kondisi yang kembali aman tidak terlepas dari kerja sama aparat dan masyarakat. Masyarakat juga diapresiasi karena ikut membantu meredam situasi sehingga kericuhan tidak berkembang lebih jauh.
Pesan yang perlu dibawa setelah peringatan Hari Damai Aceh ke-21 sangat sederhana: jangan biarkan perbedaan mengganggu perdamaian yang sudah dirasakan masyarakat. Aspirasi tetap bisa disampaikan, perbedaan pendapat tetap bisa dibicarakan, tetapi semuanya perlu dilakukan dengan cara yang tertib dan tidak merugikan masyarakat. Seperti disampaikan Polda Aceh, “Perdamaian adalah milik kita bersama.” Karena itu, menjaga Aceh tetap aman bukan hanya tanggung jawab aparat atau pemerintah, tetapi juga masyarakat.
Setelah situasi kembali normal, perhatian sebaiknya diarahkan pada hal-hal yang langsung dirasakan masyarakat. Perdamaian harus memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar dengan tenang, warga bekerja tanpa rasa khawatir, ekonomi terus bergerak, dan pembangunan berjalan. Peringatan 21 tahun damai Aceh juga menjadi kesempatan untuk mengingat bahwa hasil perdamaian akan semakin berarti jika manfaatnya benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat Aceh perlu menjaga suasana tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang dapat memperkeruh keadaan, serta mengutamakan komunikasi ketika muncul persoalan. TNI-Polri juga menyatakan akan meningkatkan patroli untuk memastikan keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Aceh sudah 21 tahun berjalan dalam suasana damai. Mari jangan ganggu yang sudah baik. Jaga persatuan, saling menghargai, tahan diri, dan pastikan Aceh tetap aman dan kondusif. Karena damai yang sudah dirasakan hari ini adalah milik kita bersama dan harus dijaga untuk generasi berikutnya.