Aceh – Masyarakat Aceh akhirnya bisa kembali berobat dengan tenang setelah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, resmi mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Keputusan ini langsung mendapat respons positif dari masyarakat karena layanan kesehatan kembali berjalan normal tanpa pembatasan desil. Pemerintah Aceh memastikan seluruh warga tetap bisa mendapatkan akses pengobatan seperti biasa di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.
Melalui juru bicara Pemerintah Aceh, Mualem menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas bagi masyarakat. “Semua rakyat Aceh bisa berobat seperti biasa,” tegas Mualem di Banda Aceh. Ia juga menyampaikan bahwa pembiayaan kesehatan masyarakat tetap ditanggung melalui skema JKA sehingga warga tidak perlu khawatir lagi soal akses pengobatan. Keputusan ini diambil setelah pemerintah menerima berbagai aspirasi dari masyarakat, ulama, akademisi, DPR Aceh, hingga mahasiswa yang sebelumnya melakukan aksi penyampaian pendapat terkait aturan tersebut.
Pencabutan Pergub JKA dinilai menjadi langkah cepat pemerintah dalam menjaga rasa tenang di tengah masyarakat. Sebelumnya, kebijakan pembatasan berdasarkan kategori desil sempat menimbulkan polemik karena dianggap membuat sebagian warga khawatir tidak lagi mendapatkan jaminan kesehatan. Kini, masyarakat Aceh kembali dapat mengakses layanan kesehatan tanpa rasa takut ataupun bingung soal kategori penerima bantuan kesehatan. Rumah sakit dan fasilitas kesehatan pun tetap melayani masyarakat seperti sebelumnya.
Sejumlah kalangan juga mengapresiasi langkah Pemerintah Aceh yang dinilai terbuka menerima kritik dan masukan publik. Keputusan mencabut Pergub disebut sebagai bentuk pemerintah mendengar suara rakyat sekaligus menjaga pelayanan kesehatan tetap merata untuk seluruh masyarakat Aceh. Kondisi ini membuat masyarakat merasa lebih lega karena kesehatan tetap menjadi kebutuhan utama yang harus mudah diakses siapa saja.
Dengan dicabutnya Pergub tersebut, masyarakat Aceh kini bisa kembali fokus menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir saat membutuhkan layanan kesehatan. Pemerintah Aceh berharap seluruh warga tetap memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia dan menjaga kesehatan bersama demi Aceh yang lebih sehat dan kuat.