Aceh – Masyarakat korban bencana di Aceh Barat kini mulai merasakan kembali kenyamanan hidup setelah menempati hunian sementara atau huntara yang telah disiapkan pemerintah bersama BNPB. Kehadiran huntara tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Aceh tidak sendiri menghadapi masa sulit pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Kecamatan Pante Ceureumen beberapa waktu lalu. Sebanyak 12 unit huntara yang tersebar di Desa Jambak dan Desa Lawet kini sudah dihuni warga terdampak. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengatakan, “Alhamdulillah, semua huntara sudah dihuni dan ditempati masyarakat korban bencana alam.”
Kehadiran huntara bukan hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga membawa rasa aman dan tenang bagi keluarga korban bencana. Anak-anak mulai kembali bisa tidur nyaman dan bermain seperti biasa, sementara para orang tua perlahan menata kembali kehidupan mereka. Pemerintah daerah juga terus memastikan kondisi huntara tetap layak huni dengan memperhatikan fasilitas dasar masyarakat. Mulai dari pengecekan atap agar tidak bocor hingga distribusi seng baru untuk dapur warga dilakukan demi menjaga kenyamanan penghuni selama menunggu pembangunan hunian tetap selesai dibangun.
Upaya pemulihan pascabencana di Aceh Barat juga menunjukkan adanya kerja bersama antara pemerintah, BNPB, dan masyarakat dalam membantu warga bangkit dari kondisi sulit. Sebelumnya, pembangunan huntara dilakukan secara bertahap hingga akhirnya seluruh unit selesai dan siap ditempati masyarakat. Bahkan fasilitas dasar seperti jaringan listrik dan air bersih juga telah disiapkan agar warga bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik. Kehadiran huntara ini menjadi bentuk perhatian nyata kepada masyarakat Aceh yang sedang berusaha memulai hidup baru setelah terdampak bencana alam.
Kesimpulannya, huntara yang kini ditempati masyarakat Aceh Barat bukan sekadar bangunan sementara, tetapi menjadi simbol hadirnya kepedulian dan kasih nyata untuk warga korban bencana. Dari tempat sederhana tersebut, semangat masyarakat untuk bangkit kembali perlahan tumbuh bersama harapan baru menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih aman di masa mendatang.